Hadits Darimi

Sumber konten data hadits berdasarkan dari website tafsirq.com. Selengkapnya data hadits 9 imam dapat dilihat pada website https://tafsirq.com/hadits
2949 Hasil Ditemukan...

أَخْبَرَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ وَأَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَالَ الْإِمَامُ { غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ } فَقُولُوا آمِينَ فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَقُولُ آمِينَ وَإِنَّ الْإِمَامَ يَقُولُ آمِينَ فَمَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Telah mengabarkan kepada kami [Nashr bin Ali] telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] dari [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Sa'id bin Al Musayyab], dan [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila seorang imam mengucapkan: GHAIRIL MAGHDHUUBI 'ALAIHIM WA LADHDHAALLIIN, maka ucapkanlah: AAMIIN. Sesungguhnya Malaikat mengucapkan; AAMIIN, dan imam mengucapkan; AAMIIN. Barangsiapa yang ucapan AAMIIN-nya bersamaan dengan Malaikat maka akan dimaafkan dosanya yang telah lalu.."

[Darimi]

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ عَنْ حُجْرِ بْنِ الْعَنْبَسِ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَرَأَ { وَلَا الضَّالِّينَ } قَالَ آمِينَ وَيَرْفَعُ بِهَا صَوْتَهُ

Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Katsir] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan bin Sa'id] dari [Salamah bin Kuhail] dari [Hujr bin Al 'Anbasi] dari [Wail bin Hujr] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila membaca; WALADH DHALLIIN, maka beliau mengucapkan AAMIIN, dan beliau mengeraskan suaranya."

[Darimi]

أَخْبَرَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَعَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُمَا صَلَّيَا خَلْفَ أَبِي هُرَيْرَةَ فَلَمَّا رَكَعَ كَبَّرَ فَلَمَّا رَفَعَ رَأْسَهُ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ ثُمَّ قَالَ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ ثُمَّ سَجَدَ وَكَبَّرَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ وَكَبَّرَ ثُمَّ كَبَّرَ حِينَ قَامَ مِنْ الرَّكْعَتَيْنِ ثُمَّ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَقْرَبُكُمْ شَبَهًا بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا زَالَ هَذِهِ صَلَاتُهُ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا

Telah mengabarkan kepada kami [Nashr bin Ali] telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] dari [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Abu Bakr bin 'Abdurrahman] dan dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah], bahwa keduanya melakukan shalat di belakang Abu Hurairah, tatkala melakukan rukuk ia bertakbir, dan tatkala mengangkat kepala ia mengucapkan: 'SAMI'ALLAAHU LIMAN HAMIDAH (Semoga Allah mendengar pujian orang yang memuji-Nya). Kemudian ia mengucapkan: RABBANAA WALAKAL HAMDU (Wahai Rabb kami, kepada-Mu lah segala pujian). Kemudian ia sujud dan membaca takbir, kemudian mengangkat kepalanya dan membaca takbir, kemudian ia membaca takbir lagi saat akan berdiri dari dua rakaat. Kemudian Abu Hurairah berkata, "Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sungguh aku adalah orang yang paling mirip shalatnya dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, seperti inilah shalatnya hingga beliau meninggal dunia."

[Darimi]

أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ أَخْبَرَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِيهِ وَعَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكَبِّرُ فِي كُلِّ رَفْعٍ وَوَضْعٍ وَقِيَامٍ وَقُعُودٍ

Telah mengabarkan kepada kami [Abu Al Walid Ath Thayalisi] telah mengabarkan kepada kami [Abu Khaitsamah] telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari ['Abdurrahman bin Al Aswad] dari [bapaknya] dan dari ['Alqamah] dari [Abdullah] ia berkata, "Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertakbir pada setiap rukuk dan sujud, berdiri dan duduk."

[Darimi]

أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا دَخَلَ الصَّلَاةَ كَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ وَإِذَا رَكَعَ كَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ فَعَلَ مِثْلَ ذَلِكَ وَلَا يَرْفَعُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ أَوْ فِي السُّجُودِ

Telah mengabarkan kepada kami [Utsman bin Umar] telah mengabarkan kepada kami [Malik] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Ayahnya], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila melakukan shalat beliau bertakbir dan mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua pundaknya, apabila rukuk beliau bertakbir dan mengangkat kedua tangannya, dan apabila mengangkat kepalanya dari rukuk beliau melakukan seperti itu dan tidak mengangkatnya ketika duduk di antara dua sujud, atau ketika bersujud."

[Darimi]

أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ نَصْرِ بْنِ عَاصِمٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا كَبَّرَ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى يُحَاذِيَ أُذُنَيْهِ وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ

Telah mengabarkan kepada kami [Abu Al Walid Ath Thayalisi] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] dari [Nashr bin 'Ashim] dari [Malik bin Al Huwairits], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila bertakbir, rukuk dan mengangkat kepalanya dari rukuk, maka beliau mengangkat kedua tangannya hingga sejajar dengan kedua telinganya."

[Darimi]

أَخْبَرَنَا سَهْلُ بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ حَدَّثَنِي أَبُو الْبَخْتَرِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْيَحْصُبِيِّ عَنْ وَائِلٍ الْحَضْرَمِيِّ أَنَّهُ صَلَّى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ يُكَبِّرُ إِذَا خَفَضَ وَإِذَا رَفَعَ وَيَرْفَعُ يَدَيْهِ عِنْدَ التَّكْبِيرِ وَيُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ يَسَارِهِ قَالَ قُلْتُ حَتَّى يَبْدُوَ وَضَحُ وَجْهِهِ قَالَ نَعَمْ

Telah mengabarkan kepada kami [Sahl bin Hammad] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amru bin Murrah] telah menceritakan kepadaku [Abu Al Bakhtari] dari ['Abdurrahman Al Yahshubi] dari [Wail Al Hadlrami], bahwa ia pernah melakukan shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau bertakbir apabila turun dan mengangkat kepala, mengangkat kedua tangannya ketika bertakbir, dan mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri." 'Abdurrahman berkata; Saya katakan, "Apakah hingga terlihat putih wajahnya? Ia menjawab, "Ya."

[Darimi]

أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ حَدَّثَنَا وُهَيْبُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَفَرٍ مِنْ قَوْمِي وَنَحْنُ شَبَبَةٌ فَأَقَمْنَا عِنْدَهُ عِشْرِينَ لَيْلَةً وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَفِيقًا فَلَمَّا رَأَى شَوْقَنَا إِلَى أَهْلِينَا قَالَ ارْجِعُوا إِلَى أَهْلِيكُمْ فَكُونُوا فِيهِمْ فَمُرُوهُمْ وَعَلِّمُوهُمْ وَصَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي وَإِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَلْيُؤَذِّنْ لَكُمْ أَحَدُكُمْ ثُمَّ لِيَؤُمَّكُمْ أَكْبَرُكُمْ

Telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Hassan] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib bin Khalid] telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Malik bin Al Huwairits] ia berkata, "Saya datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di antara beberapa orang dari kaumku, dan kami adalah para pemuda. Kami tinggal bersama beliau selama dua puluh malam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang yang sangat lembut. Tatkala beliau melihat rasa rindu kami kepada keluarga, maka beliau bersabda: "Kembalilah kepada keluarga kalian, dan tinggallah bersama mereka, perintahkan dan ajarilah mereka, serta lakukanlah shalat sebagaimana kalian melihatku melakukan shalat. Apabila telah datang waktu shalat, maka hendaknya salah seorang di antara kalian mengumandangkan adzan, kemudian orang tertua di antara kalian menjadi imam bagi kalian."

[Darimi]

أَخْبَرَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اجْتَمَعَ ثَلَاثَةٌ فَلْيَؤُمَّهُمْ أَحَدُهُمْ وَأَحَقُّهُمْ بِالْإِمَامَةِ أَقْرَؤُهُمْ

Telah mengabarkan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Abu Nadlrah] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila terdapat tiga orang yang berkumpul, maka hendaknya salah seorang di antara mereka menjadi imam, dan orang paling berhak menjadi imam adalah orang yang paling baik bacaannya."

[Darimi]

أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ يُحَدِّثُ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كُنْتُ عِنْدَ خَالَتِي مَيْمُونَةَ فَجَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ الْعِشَاءِ فَصَلَّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ ثُمَّ قَامَ فَقَالَ أَنَامَ الْغُلَيِّمُ أَوْ كَلِمَةً نَحْوَهَا فَقَامَ فَصَلَّى فَجِئْتُ فَقُمْتُ عَنْ يَسَارِهِ فَأَخَذَ بِيَدِي فَجَعَلَنِي عَنْ يَمِينِهِ

Telah mengabarkan kepada kami [Abu Al Walid Ath Thayalisi] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam] ia berkata; saya mendengar [Sa'id bin Jubair] menceritakan dari [Ibnu Abbas] ia berkata, "Saya pernah berada di sisi bibiku, Maimunah. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam datang setelah shalat Isya`, beliau lalu shalat empat rakaat, kemudian beliau berdiri seraya berkata: "Apakah anak kecil itu sudah tidur?" Atau ungkapan yang semisal. Kemudian beliau berdiri shalat, maka saya pun ikut berdiri dan shalat di sisi kirinya, lantas beliau memegang tanganku dan menggeserku ke sisi kanannya."

[Darimi]

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكِبَ فَرَسًا فَصُرِعَ عَنْهُ فَجُحِشَ شِقُّهُ الْأَيْمَنُ فَصَلَّى صَلَاةً مِنْ الصَّلَوَاتِ وَهُوَ جَالِسٌ فَصَلَّيْنَا مَعَهُ جُلُوسًا فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ إِنَّمَا جُعِلَ الْإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ فَلَا تَخْتَلِفُوا عَلَيْهِ فَإِذَا صَلَّى قَائِمًا فَصَلُّوا قِيَامًا وَإِذَا رَكَعَ فَارْكَعُوا وَإِذَا رَفَعَ فَارْفَعُوا وَإِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ وَإِنْ صَلَّى قَاعِدًا فَصَلُّوا قُعُودًا أَجْمَعُونَ

Telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Abdul Majid] telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Anas], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengendarai kuda kemudian beliau terjatuh dari kuda tersebut hingga tubuh bagian kanannya sobek. Beliau lalu melakukan beberapa shalat dalam keadaan duduk, maka kamipun shalat dalam keadaan duduk bersamanya. Selesai shalat beliau mengatakan: "Sesungguhnya dijadikannya imam agar diikuti, maka janganlah kalian menyelisihinya. Apabila ia melakukan shalat dalam keadaan berdiri maka lakukanlah shalat dalam keadaan berdiri, jika ia rukuk maka rukuklah, jika ia bangkit dari rukuk maka bangkitlah, dan jika ia shalat dalam keadaan duduk maka shalatlah kalian semua dalam keadaan duduk."

[Darimi]

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ أَبِي عَائِشَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى عَائِشَةَ فَقُلْتُ لَهَا أَلَا تُحَدِّثِينِي عَنْ مَرَضِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ بَلَى ثَقُلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَصَلَّى النَّاسُ قُلْنَا لَا هُمْ يَنْتَظِرُونَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ ضَعُوا لِي مَاءً فِي الْمِخْضَبِ قَالَتْ فَفَعَلْنَا فَاغْتَسَلَ ثُمَّ ذَهَبَ لِيَنُوءَ فَأُغْمِيَ عَلَيْهِ ثُمَّ أَفَاقَ فَقَالَ أَصَلَّى النَّاسُ فَقُلْنَا لَا هُمْ يَنْتَظِرُونَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ ضَعُوا لِي مَاءً فِي الْمِخْضَبِ فَفَعَلْنَا ثُمَّ ذَهَبَ لِيَنُوءَ فَأُغْمِيَ عَلَيْهِ ثُمَّ أَفَاقَ فَقَالَ أَصَلَّى النَّاسُ فَقُلْنَا لَا هُمْ يَنْتَظِرُونَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَتْ وَالنَّاسُ عُكُوفٌ فِي الْمَسْجِدِ يَنْتَظِرُونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِصَلَاةِ الْعِشَاءِ الْآخِرَةِ قَالَتْ فَأَرْسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أَبِي بَكْرٍ أَنْ يُصَلِّيَ بِالنَّاسِ قَالَتْ فَأَتَاهُ الرَّسُولُ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُكَ بِأَنْ تُصَلِّيَ بِالنَّاسِ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ وَكَانَ رَجُلًا رَقِيقًا يَا عُمَرُ صَلِّ بِالنَّاسِ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ أَنْتَ أَحَقُّ بِذَلِكَ قَالَتْ فَصَلَّى بِهِمْ أَبُو بَكْرٍ تِلْكَ الْأَيَّامَ قَالَتْ ثُمَّ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ وَجَدَ مِنْ نَفْسِهِ خِفَّةً فَخَرَجَ بَيْنَ رَجُلَيْنِ أَحَدُهُمَا الْعَبَّاسُ لِصَلَاةِ الظُّهْرِ وَأَبُو بَكْرٍ يُصَلِّي بِالنَّاسِ فَلَمَّا رَآهُ أَبُو بَكْرٍ ذَهَبَ لِيَتَأَخَّرَ فَأَوْمَأَ إِلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ لَا يَتَأَخَّرَ وَقَالَ لَهُمَا أَجْلِسَانِي إِلَى جَنْبِهِ فَأَجْلَسَاهُ إِلَى جَنْبِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ فَجَعَلَ أَبُو بَكْرٍ يُصَلِّي وَهُوَ قَائِمٌ بِصَلَاةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّاسُ يُصَلُّونَ بِصَلَاةِ أَبِي بَكْرٍ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَاعِدٌ قَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ فَدَخَلْتُ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ فَقُلْتُ لَهُ أَلَا أَعْرِضُ عَلَيْكَ مَا حَدَّثَتْنِي عَائِشَةُ عَنْ مَرَضِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ هَاتِ فَعَرَضْتُ حَدِيثَهَا عَلَيْهِ فَمَا أَنْكَرَ مِنْهُ شَيْئًا غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ أَسَمَّتْ لَكَ الرَّجُلَ الَّذِي كَانَ مَعَ الْعَبَّاسِ قُلْتُ لَا فَقَالَ هُوَ عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ

Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Yunus] telah menceritakan kepada kami [Zaidah] telah menceritakan kepada kami [Musa bin Abu Aisyah] dari ['Ubaidullah bin Abdullah] ia berkata; saya menemui [Aisyah] dan mengatakan kepadanya, "Maukah engkau ceritakan kepadaku mengenai sakitnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? Aisyah lalu menjawab, "Ya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam merasakan kondisi yang sangat berat, kemudian beliau bersabda: "Apakah orang-orang sudah melaksanakan shalat? Lalu kami katakan, "Belum, mereka menunggumu wahai Rasulullah! Beliau lalu bersabda: "Ambilkan untukku air dalam bejana! " Aisyah berkata, "Lalu kami pun melakukannya. Beliau kemudian mandi, namun ketika hendak berdiri beliau pingsan, kemudian sadar lagi dan berkata: "Apakah orang-orang telah melaksanakan shalat?" Lalu kami katakan, 'Belum, mereka menunggumu wahai Rasulullah! ' Beliau bersabda: "Ambilkan untukku air dalam bejana! " Lalu kami pun melakukannya. Kemudian beliau berdiri dan pingsan lagi, saat tersadar beliau bertanya: "Apakah orang-orang telah melaksanakan shalat? ' Lalu kami katakan, "Belum, mereka menunggumu wahai Rasulullah! Aisyah berkata, "Orang-orang sedang berada di masjid menunggu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk melaksanakan shalat Isya`." Aisyah melanjutkan, "Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengutus seseorang menemui Abu Bakr agar ia melaksanakan shalat bersama orang-orang. Kemudian utusan tersebut mendatanginya dan berkata, "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkanmu untuk memimpin orang-orang melaksanakan shalat. Kemudian Abu Bakr yang berperasaan lembut berkata, "Wahai Umar, shalatlah bersama orang-orang! ' Lalu Umar berkata kepadanya, 'Engkau lebih berhak terhadap hal tersebut.' Aisyah berkata, "Abu Bakr lalu memimpin orang-orang melaksanakan shalat dalam beberapa hari. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendapatkan rasa ringan pada dirinya, lalu beliau keluar dengan dipapah oleh dua orang laki-laki, salah satunya adalah Al Abbas, untuk melakukan shalat zhuhur, sementara Abu Bakr sedang memimpin orang-orang melakukan shalat. Ketika Abu Bakr melihat beliau maka ia berkeinginan mundur, tetapi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memberikan isyarat kepadanya agar ia tidak mundur. Kemudian beliau berkata kepada dua orang yang memapahnya: "Dudukkan aku di sampingnya." Lalu mereka mendudukkannya di samping Abu Bakr." Aisyah melanjutkan ceritanya, "Lalu Abu Bakr melakukan shalat dalam keadaan berdiri mengikuti shalat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sementara orang-orang melakukan shalat mengikuti shalat Abu Bakr, dan saat itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan shalat dalam keadaan duduk." 'Ubaidullah berkata, "Kemudian saya menemui [Abdullah bin Abbas] dan mengatakan kepadanya, 'Maukah aku sampaikan kepadamu apa yang telah diceritakan Aisyah kepadaku mengenai sakitnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? Lalu ia menjawab, "katakan! " Kemudian saya sampaikan cerita Aisyah itu kepadanya, dan ia tidak mengingkari sedikitpun dari cerita tersebut, hanya saja ia berkata, 'Apakah ia menyebutkan kepadamu orang yang bersama Al Abbas? Maka saya katakan, "Tidak." Ia lalu berkata, "Laki-laki itu adalah Ali bin Abu Thalib."

[Darimi]